Tampilkan postingan dengan label Sabtu 28/3/2020. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sabtu 28/3/2020. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Maret 2020

Karakter RUT yang Yang di Sukai Tuhan

Karakter RUT yang Yang di Sukai Tuhan.


Bacaan : Ruth 1: 11-18

Ruth adalah seorang Moab, yang sebenernya hampir tidak mungkin masuk dalam silsilah garis keturunan hingga kelahiran Tuhan Yesus. Tapi Ruth memiliki karakter-karakter yang sangat disukai oleh Tuhan Yesus.


Elimelekh dan Naomi, mertua Rut mereka adalah orang Betlehem-Yehuda. Nama Elimelekh artinya Pemimpin dalam keluarga ini, Naomi artinya wanita yang sangat menarik. Betapa orangtua mereka berasal dari keluarga yang takut akan Tuhan sehingga memberi nama anak-anaknya seperti itu.

Namun, Elimelekh dan Naomi memiliki 2 orang anak laki-laki yang diberi nama : * Mahlon : anak yang sakit-sakitan* Kilyon : anak yang menyandang kebutuhan khusus

Mahlon dan Kilyon mengambil istri orang Moab, yang bernama Orpa dan Rut. Hingga Mahlon dan Kilyon meninggal. Orpa memilih pulang ke negerinya. Tetapi Rut bersikeras untuk tetap SETIA mengikuti mertuanya, Naomi.

Karakter Rut yang TUHAN ingin kita miliki :

1. SETIA lah dengan apa yang telah TUHAN percayakan / berikan kepada kita

Orang yang Setia mendapatkan Perkenanan Tuhan.

Setia dengan Pasangan kita, Pekerjaan/Bisnis yang TUHAN berikan, Setia dengan Organisasi kita. Bahkan Setia dalam Perkara Kecil.

2. INISIATIF & BERHIKMAT 

(Rut 2:2) Rut berinisiatif untuk memungut jelai-jelai gandum yang jatuh pada saat penuaian. Di Israel ada peraturan agar berkas gandum yang jatuh tidak boleh dipungut lagi, itu untuk mereka yang kekurangan.

Rut berinisiatif dan berhikmat, ia memungut bulir-bulir jelai "DI BELAKANG ORANG YANG MURAH HATI KEPADAKU" 

Mari kita seimbangkan, Vertikal (agar kita selalu terkoneksi sama Surga, agar kita melihat sama dengan cara Tuhan melihat) dan Horizontal (kita perlu belajar dan belajar, mencari hikmat)

3. MURAH HATI dengan dasar BELAS KASIHAN

Ketika kita Murah Hati maka Tuhan akan menaikkan kita.

Mari kita belajar bermurah hati, berbelas kasihan, seperti orang Samaria yang menolong musafir yang habis terjarah, seperti Ribka yang memberi minum unta utusan Yakub hingga kenyang.

TUHAN mau membawa kita melewati batas dari kemampuan kita (Beyond the limitations), melatih kita bermurah hati dari hal yang mudah hingga sulit. 

Ada orang yang bisa memberi banyak untuk pekerjaan Tuhan bila Tuhan menyuruhnya, mengapa ia bisa? Karena ia telah terlatih untuk mulai memberi dari hal kecil. Untuk bisa berjalan 1 mill, harus dimulai dari 1 langkah kecil.

Berinisiatif melakukan lebih dari yang diminta. "Kalau orang minta kamu jalan 1 mill, berjalanlah 2 mill" itu yang Tuhan Yesus ajarkan. Bekerjalah dengan excellent, dengan murah hati.

Tidak pelit juga dalam hal berbagi ilmu dan pengalaman kita.

Mari kita naik dan meningkatkan kualitas hidup kita, hal ini betul-betul dilihat oleh Tuhan, membuat Tuhan kagum, berhenti karena melihat pemandangan yang menarik dari anakNya.

Belajarlah agar segala sesuatu yang kita lakukan UUJ = Ujung-Ujungnya Jiwa, supaya banyak orang yang mengalami Pemulihan Tuhan, motivasi mereka yang lemah dan stres, supaya kita memenangkan jiwa untuk TUHAN. Berkat itu pasti mengikuti kita kalau hidup kita menjadi Berkat untuk orang lain.

Tuhan Yesus Memberkati.


*Mengubah Bencana Menjadi Sebuah Kesempatan*

*Mengubah Bencana Menjadi Sebuah Kesempatan*

Tahun ini begitu banyak cobaan yang dihadapi bangsa Indonesia, mulai dari banjir bandang sampai virus covid-19 yang mengubah cara kita berinteraksi satu sama lain. Di jaman nabi Elisa, kejadian kelaparan hebat terjadi sampai tahi merpati dijual seharga 5 syikal perak karena pengepungan yang dilakukan oleh tentara Aram. Namun Tuhan justru pakai hal tsb untuk membuat mujizat dan menyatakan bahwa manusia tidak ada apa2nya tanpa Tuhan. Hanya Tuhan sajalah tempat perlindungan dan kota benteng yang teguh.

Sekarang disaat seolah dunia dikepung dan dilumpuhkan oleh virus corona seperti ini apa yang harus kita lakukan? Apakah Kita kaget dan bingung? Tentu tidak  Semua masih dalam kendali Tuhan. Tuhan masih bertahta. Bagian kita adalah terus percaya dan berharap kepada Tuhan serta melakukan Firman Tuhan.

Ini adalah kesempatan bagi kita untuk berbuat baik. Kesempatan bagi kita untuk menabur kebaikan dan kasih Tuhan. Sama seperti Ishak yang menabur dimasa kekeringan dan menuai hasil 100x lipat, marilah kita berbuat kebaikan dan menabur kasih.

Dimanakah kita bisa menabur kasih? Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan :
1. Lihat sekelilingmu, tetanggamu.. apakah ada yang membutuhkan bantuan? Tolonglah mereka.
2. Donasikan berkatmu dalam bentuk masker atau hand sanitizer atau bahkan makanan dan berikanlah kepada mereka yang membutuhkan.
3. Saat semua orang ketakutan, ini adalah *waktu yang tepat Injil diberitakan sehingga banyak orang diselamatkan*, dukunglah pemberitaan Injil Kristus. Ini adalah tanah yang subur dimana akan ada pelipatgandaan jiwa-jiwa terjadi.

Kita harus terus berkomitmen untuk menyampaikan kabar tentang Injil kasih Karunia dengan cara kreatif dan kontekstual dalam waktu dan kondisi apapun. 

Kami percaya bahwa kebaikan kita akan berbuahkan kasih dan sukacita baik yang memberi ataupun yang menerima.

Tuhan memberkati Anda semua 😊🙏